Menjauhi Syubhat (samar/tidak jelas) [31]

Sesungguhnya perkara yang Halal itu sudah jelas, dan perkara yang Haram juga sudah jelas. Dan di antara keduanya ada perkara-perkara yang masih samar (syubhat) yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa menjauhinya, berarti ia telah membersihkan agamanya dan kehormatannya, dan barangsiapa menjatuhkan diri dalam perkara-perkara yang syubhat, berarti ia telah menjatuhkan diri dalam keharaman, seperti seorang penggembala yang menggembala di daerah terlarang, sehingga hampir-hampir ia terperosok di dalamnya. Ingatlah, sesungguhnya setiap penguasa itu memiliki batas wilayah terlarang. Ingatlah, sesungguhnya batas wilayah terlarang Alloh ialah larangan-larangan-Nya. Dan ingatlah, sesungguhnya di dalam jasad itu terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh jasad akan baik. Dan jika ia rusak, seluruh jasad pun akan rusak. Ketahuilah, itulah Hati.

Muttafaqun ‘Alaih

Dari an Nu’man bin basyir rodhiyalloohu ‘anhuma

(shohih) HR. al Bukhori no. 52 dan Muslim no. 1599

 

 

Tentang manhaj3912

ana thoolibun jadiidun
Pos ini dipublikasikan di Hadits dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s