Menuntut Ilmu Syar’i

Seorang Muslim tidak akan bisa melaksanakan agamanya dengan benar kecuali dengan belajar Islam yang benar berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah menurut pemahaman Salafush Sholih. Agama Islam adalah agama ilmu dan amal karena Nabi shollalloohu ‘alaihi wasallam diutus dengan membawa ilmu dan amal sholih.

Alloh subhaanahu wa ta’aala berfirman :

“Dia-lah yang mengutus Rosul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.” (Q.S. At-Taubah : 33)

Yang dimaksud dengan al-hudaa (petunjuk) dalam ayat ini adalah ilmu yang bermanfaat. Dan yang dimaksud dengan diinul haqq (agama yang benar) adalah amal sholih. Alloh ta’aala mengutus Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wasallam untuk menjelaskan kebenaran dari kebathilan, menjelaskan nama-nama Alloh, sifat-sifat-Nya, perbuatan-perbuatan-Nya, hukum-hukum dan berita yang datang dari-Nya, serta memerintahkan untuk melakukan segala apa yang bermanfaat bagi hati, ruh, dan jasad.

Beliau shollalloohu ‘alaihi wasallam menyuruh ummatnya agar mengikhlaskan ibadah semata-mata karena Alloh ta’aala, mencintai-Nya, berakhlak yang mulia, beradab dengan adab yang baik dan melakukan amal sholih. Beliau shollalloohu ‘alaihi wasallam melarang ummatnya dari perbuatan syirik, amal dan akhlak yang buruk, yang berbahaya bagi hati, badan, dan kehidupan dunia dan akhiratnya.

Cara untuk mendapat hidayah dan mensyukuri nikmat Alloh adalah dengan menuntut ilmu syar’i. Menuntut ilmu adalah jalan yang lurus untuk dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil, tauhid dan syirik, sunnah dan bid’ah, yang ma’ruf dan yang munkar, dan antara yang bermanfaat dan yang membahayakan. Menuntut ilmu akan menambah hidayah serta membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Seorang Muslim tidaklah cukup hanya dengan menyatakan keislamannya tanpa berusaha untuk memahami Islam dan mengamalkannya. Pernyataannya harus dibuktikan dengan malaksanakan konsekuensi dari Islam. Karena itulah menuntut ilmu merupakan jalan menuju kebahagiaan yang abadi.

Sumber :

Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga Panduan Menuntut Ilmu Yazid bin Abdul Qadir Jawas Pustaka At-Taqwa

Tentang manhaj3912

ana thoolibun jadiidun
Pos ini dipublikasikan di Al Ilmu dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s